Ini masih minggu awal masuk perkuliahan, tapi suda banyak
cerita yg ku alami. Yap, aku bersykur bisa bertemu dgn mereka smua. Wajah anak’’
penuh smngat yg haus akan ilmu. Aku,,, ,,aku yg masi belum paham dgn materi yg
dijelaskan tp tugas telah datang kepadaku. Aku masih belum tau apa ini smua passion ku? Aku
hanya bisa brusaha smaksimal mgkn. Aku melihat sbagian dari mereka langsung paham
dgn materi yg disamapaikan dosen. Tapi aku ????? pemrograman algoritma, pengukuran listrik,
gamtek ????? itu smua apa :””.Masih 1
minggu sja, puluhan anak telah meninggalkan kampus teknik ini dan menukarnya dgn stan. Aku
bingung sma mereka, kenapa harus dftr kesini kalau akhirnya kalian hanya
menapakkan kaki disini cuma 2 minggu saja ? teman 1 kos dgn ku juga begitu,
pdahal dia suda masuk di S1 tekkim its, kampus yg dulu nya sangat kuinginkan
dan sampe skrg pun aku yg masi sakit hati dgn kampus itu. Dia memutuskan lanjut ke stan saja dr pd ke its. Ya Allah,
padahal slama di kos aku sangat iri melihatnya. Iri melihat almamater di meja
nya, iri mendengar lagu’’ yg dihafalkan nya dlm menjalani ospek, iri melihat
buku majalah tentang kampus nya, saat dia mengerjakan tugas ospek nya jam 3
pagi pun aku ikutan bangun untuk melihat’i nya dlm mengerjakan tugas . Bahkan
saat dia menyanyikan lagu hymne kampus nya, dalam hati aku pun mengikuti lagu
yg sedang dihafalkannya. Karna suda sejak dulu aku hafal dgn lagu itu. Ternyata,
tidak hanya aku yg sakit hati, sbagian dr teman kelas ku sama sperti yg ku
alami. Saat ospek kampus kmarin pun aku juga bingung melihat kakak’’ kelas yg
marah’’, yg stiap hari memberikan tugas yg berbeda. Tp hati ini coba ikhlas dan
pasti kegiatan ini ada pelajaran dan hikmah yg bisa aku ambil. Kadang juga pas
mereka marah pengen rasanya pulang ke kos, pengen cepet sgera selesai aja
kegiatan ini. benar,,, ini masi awal.. tak seharusnya aku mengeluh dgn ini smua
dan dendam dgn kampus sebelah (xxx). Sering juga buat cari makan di daerah
kputih aku harus lewat ke dalam kampus sebelah, yasudah aku hanya bisa melihat’i
nya tanpa merasakan hari’’ku disana. Kadang smua cerita ini aku ceritakan ke
mas hafidh, dia sedang di smester 5 jur.elektro its. Alhamdulillah mas nya bisa
mengerti dan slalu memberi masukan positif ke aku. Allah, mantapkan lah
langkahku. Aku gak ingin setengah’’ dlm melewati hari’’ ini. thanks juga buat
putri, yg slalu nguat’in buat tetep kuat dan stay disini. Kita belajar bareng
mulia dr 0 sama’’. meski kita beda kelas, sering’’ tidur ke kos ku terus ya :D
Sabtu, 06 September 2014
Selasa, 12 Agustus 2014
SAHABAT YANG HEBAT
Sore ini rasanya juga bosen. Yaudah dr pd nganggur aku pengen berbagi cerita ae. Smua orang pasti
punya sahabat kan? Yap... sahabat itu lebih dr teman biasa. Karna bisa dibilang,
kita sperti ini jg karena mereka. Aku
cuman pengen cerita tentang sahabat’’ku yg imut’’ dan lucu’’ tentang perjuangan
mereka. Yang pertama inisial nya AM. Kita saling sahabat’an suda sejak SMP.
Kita satu skolah terus sejak SMP. Sama seperti aku, dia juga sempat bingung
mengenai jurusan kuliah. Bahkan rencananya gk pengen kuliah, impian besarnya
pengen jadi polwan. Aku tau dia suda berjuang mati’’an latihan fisik, TPA, dll
supaya bisa lolos jadi polwan. Tp Allah berkata lain, Allah gk pengen dia jd
polwan. Allah gak ngelolos’in dia. Dia kecewa sama dirinya sendiri karena gk
berhasil saat itu. Otomatis dia harus daftar kulia. Dia untuk snmptn ambil
unair kayaknya. Sama seperti aku, dia juga gagal lolos snmptn. Tapi dia gak
nyerah, kita terus saling ngasih smangat. Dia sempat juga ingin daftar di
kampusku. Tapi ada sanak keluarga nya yg tak merestui dia ambil teknik.
Akhirnya ibunya pun menyuruhnya untuk ambil PGSD di unesa. Buku sbm ku
kupinjamkan ke dia, dan aku punya buku kecil kata’’ doa yg mgkn bisa
membantunya. Dia daftar spmb (mandiri
gel.1) di unesa, tapi gak lolos. Harapan satu’’nya nunggu hasil sbmptn. Dan
Subhanallah, dia lolos di prodi dan univ impiannya, PGSD UNESA. Next, sahabat
selanjutnya inisialnya B. Kita perna sekelas pas kelas 10. Dan dia ini partner
setiaku saat nge tim kalau ada lomba’’ yg di adakan di ITS. Yap,,kita sama’’
penggembira dan peramai suasana ajang perlombaan olimpiade wkwkwkw. Meski gak perna menang sih :D. Impian awalnya dia ingin lanjut ke PPNS-ITS
(poltek.perkapalan negeri sby). Tp Allah berkehendak lain, dua kali tes gel.1
dan gel.2 Allah belum ngelolos’in dia. Mgkn ini blum rejekinya. Dia tetep
opotmis buat next plan selanjutnya. Senasib sama dgn ku, dia belum lolos saat
snmptn. Begitu pun dgn hasil PMDK-PN dan undangan di PTN Islam. Tapi dia gk
nyerah, masih ada UMPN (ujian masuk politeknik negri) dan SBMPTN. Untuk umpn,
dia daftar ke poltek.negri madiun. Niat tulusnya skalian kuliah juga bisa
ngerawat nenek nya disana. Sedang sbm nya ambil di UTM dan UNESA. Dan
Subhanallah, dia lolos keduanya. Polteknya di jurusan administrasi bisnis dan
sbm nya lolos di jurusan hukum. Dia memutuskan untuk ke madiun saja sekalian
agar jg bisa menjaga dan merawat nenek nya. Next selanjutnya sahabtku yg
inisialnya V. Sama seperti aku. Niat utama nya pengen kuliah di teknik. Dia
snmptn daftar di ITS. But, we are same. Dia juga belum berhasil lolos kesana.
Dia gak daftar undangan’’ yg lain. Satu’’nya dia hanya akan mengandalkan tes
sbmptn. Aku ngerti dia suda smangat dg ikut bimbel stiap hari agar bisa lolos
sbmptn. Tapi ternyata, Allah gk ngelolos’in dia. Akhirnya dia cerita ke aku,
kalau dia gak milih jurusan yg dia dan ortunya inginkan. Yappp, teknik
informatika. Aku juga ngerti prodi
t.informatika di ITS saingan nya paling banyak. Karna dia juga disuruh
ortunya kulia di sby aja. Karna itu memang jurusan yg diinginkan, akhirnya dia
memutuskan daftar di PTS saja. Dia daftar ke UPN Veteran jatim. Karna ini juga
termasuk kampus swasta yg bagus, maka ada tes nya untuk bisa kulia disini. Dan
Subhanallah, akhirnya dia lolos di prodi T. Informatika. Kewujud deh
informatika nya. Next sahabat yg inisial nya H. Ini juga partner setia ku lomba
wkwkw. Kita sama’’ penggembira perlombaan olimpiade. Yap, alhamdulillah dia
langsung lolos snmptn pil kedua di unesa
p.sains. pilihan pertamanya yaitu di FK Unej. Ini adala hasil yg terbaik dari
Allah. Mungkin Allah pengen dia agar berprestasi sbg pengajar, agar bisa mebuat
pandai anak’’ Indonesia. Itu tadi segelintir cerita sahabat perempuan ku. Aku
pengen nambah sedikit cerita tentang sahabat lawan jenisku :D. Yg pertama
inisialnya AKF. Langkah pertama dia
daftar jalur rapor di Telkom University di bandung. Dannnnnnnn, dia lolos masuk
di teknik telekomunikasi. Setidaknya untuk pegangan. Tahap selanjutnya snmptn,
dia ketolak. Gak masalah, masih punya telkom dan ada sbmptn juga. Aku ngerti
sejak dulu dia pengen ke prodi teknik industri. Namanya juga jurusan impian,
dikejar semaksimal mungkin. Dannnnnn
Maha Besar Allah, sbm dia lolos di teknik industri U.Brawijaya. weeeeee,
selamat. Next sahabat yg inisial nya W. Dia ini sempet sekelas sama aku pas
kelas 10. Dia juga temanku kalau di bimbel. Jadi, kalau di bimbel mesti sering
sharing tentang jurusan yg di inginkan kedepannya. Impian nya pengen di teknik
industri atau statistika. Tapi Dannnnn, snmptn, PMDK-PN, undangan PTN Islam
negri dia gk lolos smua. Aku ngerti, padahal nilai rapornya bagus’’ dan dia
tergolong pandai. Tapi dia gak nyerah, kan masi ada sbmptn atau tes tes yang
lainnya. Dan alhamdulillah dia lolos sbmptn di Kimia murni ITS. Weeeee,,,
selamat. Ini adala hasil yg terbaik, akhirnya dia cerita ke aku kalau dia juga
pengen jadi dosen kedepannya. Smoga sukses kedepannya jadi dosen kimia.
Kurang lebih saya mohon maaf. Saya hanya ingin berbagi
pengalaman J
kata’’ terakhir ORANG SUKSES JUGA JATUHNYA BERKALI-KALI. CUMAN BEDANYA, ORANG
SUKSES ITU NYOBA TERUS DAN GAK PANTANG MENYERAH.
Sukes studi lanjutnya ya kawan!!!!!!!!!
Minggu, 10 Agustus 2014
Malam ini di hari minggu aku benar2 mersa bosan. Ingin rasanya segera masuk
awal perkuliahan pertama. Disini aku ingin sedikit cerita pengalaman dlm meraih
PTN. Di awal kelas 12 aku mulai memikirkan jurusan apa yg harus aku ambil saat
daftar kuliah nanti. Tujuan utama ku pengen ke teknik. Saya tau, kls 12 adalah
masa dimana pikiran kita bnyak terpecah dlm membagi waktu. Antara tugas skolah,
materi semester, materi unas, dan kebimbangan memikirkan jurusan untuk kuliah.
Apalagi ayah ibu ku menyuruh ku agar daftar ptn di wilayah surabaya saja
(maklum anak terakhir dan perempuan), padahal pengen nya se ke jogja. Yaweslah manut
saja. Rumor tahun ini materi soal unas lebih sulit daripada taun sebelum2nya.
Yah saya coba bljr smaksimal mgkn di skola dan di les. Waktu pengumuman hasil
tryout dinas, aku peringkat 91 dari seluruh anak ipa. Dan nilai terparah adala
fisika 3.25. tp aku dan seorang teman ku, made tdk memperdulikan nilai ini. ini
hanya sebuah latihan untuk unas. Setelah menimbang2, kujatuhkan hatiku ingin
tembus di teknik elektro nya ITS. Aku sadar jg mgkn pilihan ku ini terlalu
tinggi. Aku coba konsultasi ke ortu tentang pilhan ku ini, tp saya tau mereka
pengen saya agar lanjut ke unair. Tapi mau gimana lagi, prodi di unair tak ada
yg memikat hatiku. Aku berusaha buat menjelaskan ke mereka kalau pengen ku di
elektro, jujur aku gak ngerti apa2 tentang elektro. Kalau ditanya knapa pengen
di elektro, saya bingung jwb nya. Saya tau jurusan ini sudah umum dan mayoritas
adl anak laki2. Indonesia ini kan uda lama merdeka nya, skarang uda mau umur
69. Tp kenapa kok di daerah pelosok masih banyak yg belum mendapatkan listrik.
Sedangkan saya, sudah enak bisa pake listrik yg ada. Apa mungkin tidak
mencukupi kalau semua warga di indonesia memakai listrik? Bisa jadi. Maka tugas
saya nanti nya mebuat pembangkit listrik dgn energi alternatif agar tercukupi
ihiiii. Saat pengumuman unas, nilai unas
saya hancur wkwkwkw. Danem ku cuman 46.65 . karna isu nya nilai unas jg dipakai sbg penilaian snmptn.
Tp saat saya lihat di twitter, ITS hanya memakai nilai unas sebesar 10% saja. Aku
nyoba bangkit lagi (ceilahh) wkwkw. Karena yg
terpenting itu belajar dari prosesnya, bukan hasilnya terus yg dipikir. Kalau
fokus sm prosesnya, ntar hasilnya oke. Inshaa Allah. Saya tetep
melanjutkan rutinitas persiapan untuk sbmptn, karana saya sadar dgn pilihan yg
terlalu tinggi. Karnanya saya harus usaha dan doa lebih. Saat tgl 27 mei 2014
jam 12 siang, tiba2 saya gegana(gelisah, gundah gulana) menunggu pengumuman
snmptn. Sya terus saja baca qur’an sampe jam pengumuman telah lewat. Kucoba
memberanikan diri membuka laptop. Eh ternyata paketannya suda habis. Anak2 suda
banyak yg sms, tp gk saya balas karna blum tau. Terus saya minta tolong ke Aar
untuk melihatkan hasil ku. Dannnnnnnnnn ternyata kata MAAF lah yg kudapat.
Wkwkw. Yasudahhh, saya harus tetep fokus buat sbmptn.karana gak usah takut sm saingan. Musuh paling besar yg
bisa ngalahin kamu, ya diri kamu sendiri. Menang itu ya menang atas diri
sendiri. Besoknya saya
lgsng daftar sbmptn. Saya pakai strategi dgn memilih unesa sbg pilihan kedua
dan tiga. Gak mikir liburan, yg penting harus dpt PTN dulu. Harus ikhlas,
apalagi ikhlas ngerelain egoisnya buat kepentingan masa depannya. Kemenangan
tak ada dalam kenyamanan. Tanggal 29 mei 2014, setelah sholat
shubuh saya buka hp iseng mungkin pengumuman PMDK politeknik negeri suda ada.
Pilihan saya Cuma di PENS singkatan dari Politeknik Elektronika Negeri
Surabaya (anaknya ITS) dengan mengambil
d4 elektro industri dan d4 elektronika. Dannnnnn alhamdulillah saya lolos
pilihan pertama, setidaknya untuk pegangan. Saat daftar ulang, ternyata jadwal
psikotes bareng sama hari sbmptn . aku galau, akau nangis (lagi) wkwkwkw. Aku
konsultasi sama ortu tentang ini, ibuk sama ayah nyaranin pilih ini (PENS) aja.
Karna saingan mu di ITS itu banyak, dan gak bisa diprediksi. Saya takut juga
kalau saya malah kufur nikmat, nanti malah gak dilolos’in Allah di sbmptn, kalau
di unesa jg gk pengen sebernya. Terlalu dekat dengan rumah. Rencana awal juga
pengen daftar di d3 elektro ITS kerjasama PLN. Tapi gak jadi, ternyata biaya
nya mahal sekaleeee. Pengen daftar UM UGM ayah tak merestui ku ohhhhhhh. Karna
tes nya harus di jogja langsung. Ada simak UI aku tak terpikat, ada tes STAN
hati ini juga tertutup rapat. Yasudah. banyak
jalan menuju Roma. Tp gak byk orang yg
bisa sampe Roma,soalnya males lewat jalan lain, atau malah males cari jalan
lainnya. Dengan mengucap basmallah saya berniat kuliah untuk
mencari ridho Allah. Mungkin ini memang yg terbaik buat aku. Rejeki saya
disini. Dan smoga bisa buat ayah ibuk tersenyum lagi nantinya. Nikmat Tuhan mana lagi yang engkau dustakan,wahai
manusia. Tak terlihat, tapi jika kau peka, dapat kau rasa. Alhamdulillah. :)
Hasil gak akan menghianati usaha dan doa kok. Percaya deh.
Langganan:
Postingan (Atom)