Minggu, 30 Juni 2013

senja itu indah

Sore ini sedikit basah. Sang hujan sedikit memberikan tempat ini kesejukan. Mungkin juga sang hujan ingin menyapa sang tumbuhan yang sudah lama menanti datangnya hujan. Dan seperti doaku, hujan berhenti sejam sebelum matahari tenggelam. Menciptakan semburat kuning di awan. Senja, yah nama yang sangat aku sukai. Bahkan mungkin aku kagumi. Senja itu memberikan semburat warna yang mampu menghipnotisku, mampu membuatku betah berlama-lama di atas loteng hanya untuk memandanginya. Memandangi sebuah maha karya yang sangat luar biasa. Bahkan tak ada seorangpun yang mampu menandinginya, sekalipun itu Leonardo Davinci. Dia mungkin bisa membuat lukisan indah Monalisa, tapi dia tak akan bisa melukis warna senja.

            Dan senja lain adalah dia, lelaki yang sangat aku cintai. Bahkan mungkin aku sangat mencintainya. Yah, aku tau bukan hal yang baik bila terlalu mencintai seseorang, tapi Tuhan, aku mohon untuk sekali ini saja, ijinkan aku mencintai dengan sangat ciptaanMu yang sangat indah ini. Senja, dia bukan lelaki yang sempurna dengan fashion anak muda jaman ini, ataupun anak band, . Bukan, dia. Dia lebih sempurna dari itu. dia lelaki yang apa adanya, anak dance dan sangat kocak. Dia senjaku, senja yang mendampingi hidupku. Dan kedua senja ini, akan selalu menjadi senja yang luar biasa, karna senja itu indah.

rain

Apa yang kau sukai dari hujan ?
 aku selalu menyukai hujan. Tidak pernah bosan aku mengatakan dan mengakui hal itu kepada semua orang. Hujan selalu membuat aku merenung dan berfikir panjang akan hal-hal penting tentang kehidupan yang telah dan mungkin  akan aku lewati.
Seperti sore ini. duduk di teras. Berteman secangkir susu hangat. Menunggu hujan. Sengaja aku pilih tempat duduk di teras agar aku bisa memandangi hujan dengan leluasa, mendengar suara tetesnya dan menikmati sejuk udara yang dibawanya. Hujan selalu membuat aku leluasa melayangkan anganku ke masa-masa laluku yang indah. Terlebih kenangan-kenangan indah tentangmu.
Kau mungkin tidak tahu, seringkali ketika aku didera rasa rindu yang teramat sangat dalam (seperti saat aku sedang menulis surat ini), hujan terkadang terlihat melukiskan wajahmu melalui bias-bias tetesnya. Jika sudah begitu, aku bisa lebih betah lagi memandangi hujan. Dan semakin lama aku memandanginya, bayang wajahmu  seolah semakin tampak jelas disana.
Padahal tadinya aku sering berharap kalau hujan dapat menghapus bayang, kenangan dan perasaanku tentangmu. Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Hujan menggelontorkan aku jutaan tetes rindu hingga semua mengendap dihatiku. Entahlah, aku juga bingung. Sejak kapan hujan terbuat dari uap-uap rindu ? terkumpul sedikit demi sedikit lalu meluap penuh.
Dan ini hari, entah sudah yang keberapa aku tidak mendengar kabar tentangmu. Apa kau masih ingat kapan terakhir kali kita saling membalas sms  ? Aku juga sebenarnya tidak tahu pasti. Yang aku ingat, saat itu bumi kita juga sedang dibasahi oleh hujan.
Aku yakin kamu sama sekali tidak mengingat saat-saat terakhir  itu. Padahal aku masih ingat sekali suaramu yang beradu merdu dengan gemericik suara hujan. Padahal aku masih ingat sekali tawamu yang menghangatkanku dari dinginnya udara hujan. Padahal aku masih ingat sekali hal-hal apa saja yang kita bicarakan malam itu. Padahal aku sangat ingin sekali melupakan semua itu. Bagiku, hujan saat pentas seni itu terasa begitu indah. Tapi kini, ia berubah menjadi sendu, pilu, dan menyiksa hatiku yang dera oleh rindu-rindu tentang dirimu.
Apa yang kau sukai dari hujan ?
Kau mungkin tidak menyuki hujan, tapi aku menyukainya. Salah satunya karena hujan selalu membuat aku bisa mengenangmu lebih lama. Yah, walaupun mungkin aku tidak pernah tampil dalam panggung kenanganmu (itu sebabnya kau tidak pernah merindu dan mencariku, bukan ? ).  Tapi ketahuilah :  Meski sendu, meski pilu. Mengenangmu adalah kebagiaan tersendiri bagiku. Jadi  Kumohon, izinkan aku untuk terus mengenangmu.
♥♥♥

aku suka hujan

Aku selalu suka hujan, dia datang membawa kedamaian datang membawa kerinduan, menjadikan kenangan sebagai jalan pulang,mengantarkanmu untuk kembali bersama pelangi ,di sini, di dalam hati..
 Ketika hujan turun dan temurun ke relung kalbu
dengarlah nyanyiannya mewakili sajak-sajakku
susah payah kurangkai ribuan bait
agar kau dengar lebatnya kalimat rindu
tiada henti berkilatan dalam batin
rasakan gemuruhnya dalam erat dekapanku.

Warna-warni payung menari di jalanan

rampak menitik air berjatuhan, desau angin berbisik sayup di dahan
basah dedaunan, basah bunga-bunga, basah seluruh pelataran
jejakjejak kita bermekaran dalam genangan
pada kata cinta kutemukan airmata netes perlahan
lalu kaubiarkan wajahmu kuseka dengan kecupan.

Tiap hujan kita melangkah di celah gemuruhnya

mendengarkan deru hujan merasakan angin menari dan bercanda
kadang kita tembus derasnya dengan terguyur dalam mesra
berguncang-guncang jejak air di atas payung kita
iramanya seperti derap sajak menyusun bait cinta
begitu lembut begitu merdu begitu syahdu.

Kita mensyukuri hujan. Kita jatuh hati pada hujan

hujan menghapus debu-debu bimbang di kelopak-kelopak kembang
mengubah catatan lara menjelma loncatan airmata bahagia
bertaburan rintiknya menggenangi jejak-jejak kita
hujan turun dan cintaku menuliskan tetesnya di hatimu
berkaca-kaca tatapanmu. Biarkan cinta menitik abadi.

(Huda M Elmatsani, 2009)



aku sering saat musim penghujan itu kehujanan pas pulang skolah, memang dingin sih naik motor sambil kehujanan. tapi, itu yang bisa membuat ku tertawa, berbicara dengan hujan, bercerita denga huja tentang kehidupanku.

Sabtu, 15 Juni 2013

teman tema semua


DARE

DARE !!!
Nilai yang akan selalu diusung AkarMimpi adalah satu kata kunci yang memang menjadi inti semua kehidupan kita, yaitu “DARE” atau biasa di sebut “Berani” !!
Ya, memang semua yang kita lakukan tak akan pernah berbuah atau terjadi jika tidak diawali dengan “Dare” !!! , mulai dari memutuskan sekolah dimana, menikah, bekerja, dan semua yg kita lakukan..
DARE bagi akarmimpi adalah rangkaian singkatan dari “Dream-Action-Result-Evaluation” dimana apapun itu akan mengalami 4 hal secara berurutan yang saling “menentukan”
Dream :
Semua berawal dari “mimpi”, bahkan sebesar apa orang bermimpi akan menentukan sebesar apa usaha yang dilakukan..jadi wajarlah orang yang takut bermimpi tak akan pernah usahanya membawa pada mimpinya.
Action :
Seberapa hebat kita bermimpi, semua tak akan memiliki hasil jika tak pernah dilakukan.. Wujudkan mimpi anda dengan action sekecil apapun itu..langkah kecil sangatlah berharga untuk membangun langkah besar berikutnya..
Result :
Setelah action yang dilakukan, hasil ini dapat sesuai atau tidak sesuai dengan apa yang diimpikan..namun bukanlah orang berjiwa besar jika kita berhenti pada satu titik hasil..karena hasil yang terbaik justrru lahir dari kumpulan hasil2 yang pernah ada sebelumnya.
Evaluation :
Biasakanlah melakukan evaluasi atas beberapa pencapaian yang sudah kita dapat..karena semakin pandai kita mengevaluasi, maka semakin cantik kita membuat strategi kedepan agar tercapai mimpi2 lebih besar..
So, DARE to be Success guys !!!
Salam Akar Mimpi
Follow us @akarmimpi
http://www.akarmimpi.com
Posted by

pacaran,,gak boleh ternyata

01. nilai sendiri | lelaki yang cari pacar biasanya sudah mapan atau jauh dari mapan?


02. faktanya | lelaki yang cari pacar hampir semua yang belum mapan | karena pacaran memang nggak perlu mapan
03. karena lelaki belum mapan, dan jauh dari tanggung jawab | nikah? mana mampu | maka pacaran adalah yang paling cocok baginya
04. buktikan aja | tanya lelaki yang pacaran, “kenapa nggak langsung nikah?” | anda temukan jawabannya cerminkan ketidak mapanan
05. masih sekolah-lah, belum cukup penghasilan-lah, belum siap-lah, ortu belum setuju-lah | itu tandanya dia belum mapan kan?
06. jadi jelas ya | kalau ada lelaki macam ini alasan “pacaran penjajakan pra nikah” | jelas bohong | dia nggak niat nikah
07. pertanyaannya | bila pacaran itu bukan penjajakan pra nikah karena lelaki belum mapan | terus pacaran itu apa?
08. yang jelas banget | bagi lelaki dan wanita | pacaran arena baku syahwat | nikmat memang, enak memang | namanya juga syahwat
09. dan yang namanya syahwat nggak pernah cukup | awalnya minta yang biasa, akhirnya bikin binasa
10. yuk kita pikir jernih | kamu masih SMP atau SMA | lalu berencana menikah setelah lulus kuliah dan kerja | itu berarti 9-12 tahun lagi
11. yakin pacarmu setia 9-12 tahun? | nggak bakal bosen 9-12 tahun? | yakin kamu nggak bakal ketemu yang lebih salih? 
12. yang lebih penting lagi | yakin 9-12 tahun kamu nggak bakal hilang kehormatan?
13. bicara 9-12 tahun | fiuhh~ | yang ada, dalam waktu 6 bulan biasanya wanita sudah ‘dihabisi’ pacarnya -_-
14. modal nomad 15 ribuan, dan sekotak popcorn | modus mesum dilancarkan | pertama-tama kamu merasa aneh | lama-lama kamu izinkan maksiat
15. kapan perempuan baru sadar jadi korban? | ketika sudah diserahkan semuanya
16. kamu pikir itu cinta? | cinta nggak pernah seujung kuku bahayain orang yang dicintai | bahkan kepikir pun nggak
17. dalam pacaran, bukan lagi membahayakan | tapi bikin aib dan malu | yang mungkin lebih parah daripada bahaya fisik
18. jujur deh | ada nggak lelaki yang pacaran hanya cukupkan pada pegangan tangan? | kalo ada, -maaf- sepertinya bukan lelaki normal
19. normal lelaki punya nafsu, normal lelaki punya syahwat | karenanya Islam menjaga agar jangan khalwat (bedua-duaan) bukan mahram
20. kadang kedua pihak udah menyadari sama-sama salah | banyak maksiat dalam pacaran | hanya sama-sama ‘terlanjur’ | susah mutusin
21. makanya, harus ada yang berpikir jernih untuk kebaikan berdua | bila memang sudah siap, besok2 segera datangi walinya aja
22. mau anggap tweet2 barusan berlebih silahkan | anda sendiri yang menilai | anda lebih tau apa yang terjadi saat pacaran
23. tugas kami cuma menyampaikan | jadi pertimbangan | baik secara logika ataupun secara dalil | nggak ada manfaat pacaran, mudharat iya
24. banyak diantara wanita yang hanya berani sampaikan kepada kami di mail tentang “pengalaman pacaran” | nggak mungkin frontal di TL
25. ini yang berusaha kami sampaikan pada Muslimah yang lainnya | agar jangan terulang hal yang sama | penyesalan di akhir derita

sumber: www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

stay in here :D

Seperti biasanya, sering skali kita mengucapkan "aku takut kehilangan kamu". Bagiku, itu puncak dari rasa disaat kita benar-benar sudah tidak tau mau dan harus berbicara apa lagi. Apabila ada yang mengatakan takut kehilangan, sama saja dia lebih dari membutuhkan kamu. Seseorang mengatakan takut kehilangan karena bagi dia kamu itu orang yang selama ini dia inginkan, selalu dia inginkan. Selalu.. Kehilangan kamu itu sama berarti aku kehilangan rasa, dan aku akan mati rasa akan semua. Semuanya yang berada disekitarku. Jangan pernah takut kehilangan seseorang yang tanpa kamu ketahui dia sudah menjadi satu dengan kamu. Jangan pernah takut kehilangan seseorang yang tanpa kamu sadari dia hanya menginginkan kamu, bukan yang lain. Jangan takut kehilangan seseorang, karena suatu hari nanti orang itu memang mungkin akan hilang karena takdir. Entah itu takdir apa. :)semangat